Tsunami, sebuah kata yang tidak asing di telinga masyarakat Indonesia. Bagaimana bisa terdengar asing jika rakyat Indonesia sendiri telah megalaminya. Bencana alam terbesar sepanjang sejarah dengan korban yang sangat banyak mencapai ribuan orang dari berbagai negara. Jadi bukan hanya Indonesia saja, namun juga penduduk- penduduk yang berada di sekitar negara Indonesia. Tepatnya di Aceh, bencana alam itu terjadi. Meski sudah sangat lam, yakni pada tahun 2004, namun peristiwanya sangat diingat. Peristiwa yang telah menewaskan ribuan nyawa sempat menjadi berita utama selama berbulan- bulan lamanya. Sebuah gelombang besar menyapu daratan
sebelah utara pulau Sumatera beserta daratan- daratan yang berada di sekitar pulau tersebut seperti tanpa ampun. Tsunami akbar yang terjadi ini kedatangannya didahului dengan gempa bumi dengan kekuatan yang sangat besar. Gempa bumi yang terjadi hingga mencapai angka 9 skala richter. Angka ini ditunjukkan oleh alat pengukur gempa bumiyang disebut dengan seismograf. Dengan kekuatan gempa yang begitu dasyat maka timbullah gelombang besar yang disebut dengan tsunami.
Kata tsunami sendiri terdiri atas dua suku kata yakni “tsu” yang berarti pelabuhan dan “nami” yang berarti gelombang. Apabila diartikan secara harfiah, maka tsunami berarti ombak besar di pelabuhan. Tsunami pada umumya adalah sebutan bagi perpindahan badan air yang disebabkan oleh permukaan air laut secara vertikan dan terjadi dengan tiba- tiba. perubahan permukaan air laut
- Terjadinya getaran yang berasal dari dalam laut dalam kekuatan yang cukup besar
Salah satu tanda yang juga merupakan penyebab terjadinya bencana tsunami adalah adanya getaran dalam kekuatan yang cukup besar, dimana pusatnya ada di dalam bumi . Getaran yang kekuatannya besar ini bisa berbentuk gemba bumi bawah laut, gunung meletus di bawah laut, ataupun longsor yang terjadi di bawah laut. Sebab adanya getaran yang luar biasa inilah yang menjadikan gelombang tsunami terjadi karena adany goncangan yang kuat dan mempengaruhi dasar laut sehingga menumpahkannya ke daratan sebagai gelombang besar tsunami.
- Air laut surut mendadak
Setelah terjadi getaran yang besar, selanjutnya kita akan melihat air laut yang tiba- tiba surut. Ini merupakan pertanda yag sangat jelas ketika akan terjadi tsunami. Air permukaan laut terlihat surut karena air laut akan tersedot oleh keadaan di dalam laut itu sendiri akibat getaran yang kuat tadi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar