Jumat, 02 November 2018

Cara Menjadi Produser Film

  • Sebagai produser film Anda akan bertanggung jawab atas:[1]
    • Menemukan naskah, cerita, atau ide untuk film. Anda mungkin bisa mendelegasikan beberapa pekerjaan ini pada penulis naskah, tapi tugas awal menemukan cerita yang bisa dikerjakan merupakan tanggung jawab Anda.
    • Mencari pendanaan untuk anggaran produksi. Bila proyeknya cukup kecil atau Anda memiliki dana yang cukup, Anda mungkin bisa membiayai sendiri proyek Anda, tapi banyak produser perlu mendapatkan dana dari luar.
    • Menyewa tim kreatif untuk membuat film. Produser kepala akan perlu menyewa produser bawahan dan bahkan merekut sutradara. Produser bawahan tersebut biasanya yang akan merekut orang-orang yang tidak terlalu terlibat dalam sisi produksi, termasuk para aktor.
    • Menangani jadwal dan biaya Anda perlu menjaga proyek tetap berjalan dan juga mengetahui aspek produksi yang bisa dipangkas saat kekurangan biaya.
    • Memastikan distribusi. Bila Anda bekerja di studio besar, ini bukan masalah lagi. Tapi bila tidak, Anda perlu mencari perusahaan distribusi independen.
    • Memasarkan film. Anda akan mendapatkan bantuan dari studio dan distributor Anda, tapi kebanyakan keputusan akhir merupakan tanggung jawab Anda.
  • Juga ketahui bahwa ada beragam tipe posisi produser, dan masing-masing menangani aspek-aspek berbeda dalam proses produksi.
    • Produser kepala memberikan keputusan terakhir dalam sebagian besar keputusan dan menangani semua masalah keuangan, legal dan penjadwalan.
    • Seorang produser eksekutif menangani banyak masalah finansial dan mungkin membantu mendapatkan naskah atau cerita untuk film.
    • Seorang produser associateintinya membantu produser eksekutif dalam menjalankan tugasnya.
    • Line producer adalah posisi tingkat bawah. Dia akan menangani masalah yang terjadi selama pengambilan gambar.
    • Co-producer adalah line produceryang terlibat dalam sebagian produksi kreatif suatu film

Tidak ada komentar:

Posting Komentar